Sabtu, 29 November 2014

Baronang sip


Nah ini dia


Kerapu raksasa yg gede


tips pake lure




HOW TO USE ARTIFICIAL LURES
1. NATURAL PRESENTATION.
Ini adalah 'basic tehnik' dlm bermain lure. Kata
kuncinya adalah 'natural'. Usahakan agar anda bisa
menyajikan lure anda senatural mungkin. Baik dlm
hal berenang, berlenggok, dan bereaksi. Usahakan
semirip mungkin dgn umpan alami ketika brtemu
pemangsanya. Kebanyakan pemancing brhasil
melakukan teknik ini dgn baik ketika mrk tdk
melihat ikan target, (Blind cast) tp segalanya
berubah jd kacau ketika sang target mulai terlihat
di depan mrk. Kesalahan yg plg sering terjadi adlah
mereka dgn 'tepat' melempar lure di dekat/depan
sang target! Dan lalu mulai menggulung agar lure
berenang mendekati sang target. Dlm dunia
mangsa memangsa, 'mendekat' adalah tanda
agresifitas, ini tdk akan pernah dilakukan oleh sang
korban thdp pemangsanya. Kecenderungan yg
sering terjadi adlh sang mangsa akan menjauh/
mengindar dr pemangsanya.
Cara yg benar adalah melempar umpan jauh di kiri/
kanannya tp masih dlm jarak batas pandangannya
lalu menggulung menjauhinya! percayalah, Jika ikan
memang sdg lapar, dia pasti akan bereaksi!! Karena
sistem gurat sisi/lateral line pd ikan yg dlm mode
berburu akan sgt aktif dan sanggup mendeteksi
gerakan2 di sekitarnya.
Satu hal lg yg harus diperhatikan dlm 'natural
presentation' adlh 'ARUS'. Casting melawan arus
adlh tdk natural! Lebih dianjurkan agar anda
casting searah arus, atau memotong arus.. Hal ini
berlaku terutama ktika anda casting di sungai,
muara, atau laut.
2. PAUSE N EFFECT.
Bahkan lure yg terbaik pun tdk akan mendapatkan
performance terbaiknya jk disajikan dlm gerakan yg
'lurus'2x saja alias monoton, mengapa?? Krn
gerakan ini tdk akan menghasilkan rangsangan kpd
sang predator yg kdg lbh suka mangsa yg terkesan
sekarat dan mdh disergap. Maka 'pause' (berhenti
menggulung sejenak) adalah solusi yg tepat yg
akan memberikan rangsangan dan kesempatan pd
sang predator utk menyergap krn berpikir bhw
umpan yg anda mainkan adalah mangsa yg mudAh
(easy meal)!!.
3. NERVOUS TWITCH.
Ini adalah teknik memainkan lure agar terkesan spt
umpan yg bergerak panik/nervous. Caranya adalah
dgn menyentak2 joran anda dgn gerakan
menghentak yg pendek2, teratur, dan agak cepat
utk meniru gerakan panik ikan umpan. Akan lbh
natural jk gerakan itu dilakukan dgn pergelangan
tangan anda. Latihlah terus agar gerakan anda bs
menghasilkan semirip mungkin gerakan ikan yg
panik agar naluri memangsa sang predator dpt
terpicu
4. SPEED.
Kecepatan adlh salah 1 unsur terpenting dlm
memicu naluri predator. Terutama utk predator2
tropis, yg sangat gregetan melihat mangsanya
mencoba lolos dr sergapanya. Krn berpikir bhw
mangsa yg berlari cepat akan menghilangkan
peluangnya, maka biasanya mrk akan semakin
beringas mengejar atau beralih ke easy meal. Dan
yakinlah, secepat apapun anda menggulung , dia
akan tetap lbh cepat! Jd teknik ini tetap layak kt
coba.
Salah 1 kesalahan pemula adlh menghentikan
retrieve ktika melihat ikan mengejar lure. Hal ini
akan membuat ikan kehilangan nafsunya dan
berputar arah membokongi anda. bhkn Salah satu
tehnik yg extreme yg biasa diterapkan menghadapi
schooling pemangsa adalah menggoda mrk dgn
umpan yg dilempar lalu digulung secepat mgkn
agar tdk terlihat lg oleh kawanan pemangsa. Ini
bnr2 akan menjengkelkan mrk shg mereka akan
segera menghantam lure anda pd kesempatan
pertama ketika anda melakukan lenparan kedua.
5. AN EASY MEAL.
Tdk byk ikan yg menolak easy meal.. mungkin saat
terbaik utk melalukan teknik ini adalah ketika anda
melihat byk ikan umpan berkumpul di sav tempat.
Bahkan ktika menjumpai kawanan mangsa pun,
sang predator punya kecenderungan utk memilih
target yg plg mudah agar dia bisa menghemat byk
energinya. Lure yg plg mdh utk digunakan dlm
teknik ini adalah softplastic stick bait. Lemparkan
saja lure tersebut ke gerombolan umpan (pilih sisi
luar koloni) dan biarkan ia tenggelam perlahan dlm
gerakan horizontal.. Dan jgn kaget jika tiba2 senar
anda terulur dgn cepat.
6. NOISY LURE.
Kadang2 ikan2 spt terkunci mulutnya dan menolak
umpan apapun yg anda sajikan. Mereka hanya
mengikuti dgn enggan atau mengamati saja lure
anda.
Jgn putus asa, cobalah mengganti lure anda dgn
lure yg bergetar dgn hebat dan bersuara keras.
Mainkan dgn cara twitching dan retrieve berulang-
ulang ddepan hidungnya utk mengganggunya.
Biasanya strike terjadi bkn krn ikan lapar tp semata-
mat
7. CURIOSITY KILL THE FISH.
Sebagian besar predator sgt suka mengikuti
apapun yg bergerak yg memungkinkan utk mereka
telan, semata-mata hanya karena sifat ingin tau/
penasaran mereka (Curiosity). Sekali anda melihat
seekor ikan mengikuti lure anda, anda punya
kesempatan utk mengeksploitasi rasa ingin tau
mereka. Kadang2 hal ini akan membuat anda
frustasi krn ikan ber-kali2 hanya mengikuti umpan
anda. Tp justru saat inilah saat yg plg tepat utk
menguji skill anda. Saran saya adalah, cobalah
mengkombinasika n semua faktor2 yg telah saya
sebutkan sebelumnya, yg bisa memicu naluri
pemangsa. Sebagai contoh, anda bisa memulai dgn
putaran full speed utk memancing naluri mengejar
mrk, lalu pause sejenak agar agresifitas mrk
terpacu, dan dilanjutkan dgn twitching utk
mengganggu mereka. Anda jg bs melakukannya
dgn urut2an sesuka anda. Teruslah mencoba dgn
variasi yg berbeda2x, siapa tahu Rasa ingin tau
sang ikanlah yg mgkin menjadi kunci sukses anda
hari ini..
8. QUICK CHANGE UP!
Salah satu kelemahan lure fishing adalah banyaknya
species predator yg hanya memberi anda 1
kesempatan emas utk melempar sebelum sang ikan
memutuskan utk menolak lure anda. Artinya ketika
anda hanya brhasil memikat ikan utk memberi
perhatian pada lemparan pertama dan kedua anda,
maka pada lemparan ketiga, keempat dan
seterusnya, peluang utk terjadinya strike dgn cara
yg sama akan semakin kecil. Maka, ketika anda
melihat ikan mengikuti umpan anda dan menolak
membahamnya, jgn buru2 melemparkan umpan
anda lg dan berharap si target akan tertipu kali ini.
Lakukakan change up (perubahan) dan lakukan dgn
cepat (quick). karena ikan pnya ekor dan sirip, dia
tdk akan diam saja disitu melihat org bodoh
melakukan hal yg sama ber-ulang2x tp
mengharapkan hasil yg berbeda. Merubah TYPE,
UKURAN, dan WARNA lure adalah tindakan yg
tepat yg mungkin bisa membangkitkan naluri
berburu sang pemangsa. Kadang2x perubahan yg
dimaksud tdk selalu harus berarti mengganti lure.
hanya dgn Merubah cara anda memainkan lure spt
yg telah kt bicarakan sebelumnya pun tdk masalah,
yg penting sang target benar2 melihat sesuatu yg
baru yg menggugah seleranya.
9. KNOW YOUR LURES.
Yg terakhir, setiap lure memiliki karakter yg
berbeda-beda. Misalnya lure tipe floating, dia
memiliki titik buoyancy dekat di bag belakang tbh
nya. Artinya ketika kt menghentikan retrieve
sejenak, maka lure ini akan menjadi nungging
didalam air dan merangsang predator utk
menerkamnya. Hehehe... Lure yg lain mgkn akan
menunjukkan aksi yg berbeda dgn speed yg
berbeda, atau mgkn akan lbh noisy jk di twitch
dgn irama yg berbeda. Mengetahui hal ini semua
akan sgt membantu anda memicu nafsu berburu
sang target. Jadi, kenalilah lure anda!

Hampili di kota jogja nih


Kolam galatama


Madang sek yuk


Rabu, 26 November 2014

Kapal mancing


kali winongo




YOGYA (KRjogja.com) - Tradisi budaya yang sempat ada di Kali Winongo mulai diangkat kembali melalui ritual memetri sungai yang digelar Minggu (23/11/2014). Jika dulu tradisi itu untuk membersihkan diri dari hal negatif, maka kini ditujukan sebagai komitmen warga dalam menjaga kelestarian sungai. 

Koordinator Forum Komunikasi Winongo Asri (FKWA) Endang Rohjiani mengungkapkan, aksi budaya tersebut baru pertama kalinya ia gelar. "Kami ingin menarik perhatian warga agar terus mencintai sungai. Air adalah sumber kehidupan sehingga harus dijaga," terangnya di sela memetri yang digelar di pinggiran Kali Winongo Titik 5 Pakalan (Pakuncen-Ngampilan). 

Aksi budaya memetri sungai itu jadi rangkaian Festival dan Gelar Budaya Winongo 2014. Sebelum ritual dimulai, warga juga diajak susur sungai di bantaran Winongo guna melihat titik rawan sampah serta rawan longsor. 

Endang menambahkan, pada 2012 lalu terjadi banjir yang cukup besar di Kali Winongo. Kendati tidak berhulu di Merapi, namun luapan air tersebut menyebabkan ratusan rumah warga terendam. 

Oleh karena itu pihaknya akan terus mengajak masyarakat agar tidak membuang sampah maupun limbah ke sungai. Terlebih sudah ada perencanaan jangka panjang untuk menjadikan Kali Winongo sebagai pusat wisata pada 2030. "Kami sudah petakan delapan titik untuk penataan. Tahap pertama dijadikan sebagai ruang terbuka hijau dan nanti berkelanjutan untuk penataan lain," imbuhnya. 

Koordinator Titik 5 Pakalan Suharyanto menambahkan, guna menekan pembuangan sampah ke sungai, warga di bantaran kini terus disosialisasikan untuk membentuk bank sampah. Beberapa kelompok warga bahkan sudah aktif mengelola sekaligus mengolah sampah yang didampingi oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Yogyakarta. 

Terkait dengan aksi budaya memetri sungai, menurutnya akan selalu digelar menjadi agenda tahunan. Harapannya kelak tidak sekadar mengingatkan warga setempat untuk mencintai sungai, melainkan bisa menjadi daya tarik wisatawan. "Memetri itu kan sama halnya dengan uri-uri atau ngopeni. Kewajiban kita untuk menjadikan sungai sebagai sahabat," katanya.(Dhi)

Hampili


Selasa, 25 November 2014

Sungai di jogja


Mancing wader


ikan gabus penyembuh luka




Sembuhnya Luka

Rabu, 26 November 2014 | 01:04 WIB
Ilustrasi. (Foto : Dok)

IKAN gabus oleh masyarakat di Pulau Jawa sering disebut kutuk. Selain mempunyai kandungan protein tinggi, jenis ikan ini juga dikenal sebagai bahan pangan sumber albumin. Wajar jika akhirnya para penderita albumin rendah (hipoalbumin) biasa memanfaatkan ikan gabus untuk membantu mempercepat sembuhnya.

Selain itu juga diyakini membantu mempercepat sembuhnya luka seperti luka bakar, pasca dioperasi, pasca dikhitan dan luka kronis lainnya. Herbalis asal Wonosari Gunungkidul, Yuniari termasuk yang rutin mengolah daging serta minyak dari ikan gabus menjadi kapsul.

"Secara garis besar, ikan gabus disteam atau diungkep dahulu. Bagian airnya diberi rempah-rempah seperti serai, jahe, pandan dan kapulaga. Dengan rempah-rempah ini antara lain untuk mengurangi amis," papar Yuni di suatu event pameran, baru-baru ini.

Garis besar pembuatan kapsul berbahan ikan gabus, lanjutnya, daging disteam. Ketika disteam, tetesan minyaknya dapat ditampung di suatu wadah. Daging yang sudah disteam ditambah minyak ikan gabus menjadi bahan baku untuk membuat kapsul.

Khasiat albumin lainnya antara lain berkhasiat mengangkut bahan-bahan yang kurang larut dalam air melewati plasma darah dan cairan sel. Jika jumlah albumin turun, maka akan terjadi penimbunan cairan dalam jaringan endema. "Albumin mampu membantu menghilangkan oedem atau pembengkakan," tegasnya.

Manfaat ataupun khasiat lainnya seperti membantu  mempercepat proses penyembuhan hepatitis, TBC/infeksi,tipes dan diabetes. Selain itu memperbaiki gizi buruk pada wanita hamil, bayi maupun anak-anak. Bahkan, membantu meningkatkan kadar albumin serta daya tahan tubuh. (Yan)

Terkait


Minggu, 23 November 2014

Jumat, 21 November 2014

Persimpangan sungai


Selingkuh dg patin


mancing dan foto



Tahukah anda, olahraga memancing dan photography (termasuk videography) membuat hidup anda bahagia?
Dalam kegiatan kita memancing, kadang ada situasi/kejadian/moment seru yg layak dikenang sepanjang masa. Sungguh sayang sekali moment itu hanya diceritakan oleh kata-kata. Seperti kata bijak yg populer, "no pic = hoax" atau "no video = hoax"
Tidak perlu kursus di darwis triadi untuk membuat sebuah foto/video mancing yang bisa membuat anda mengenang sebuah moment.
Tanpa bermaksud menggurui, karena saya tau banyak yg lebih jago motret dari saya, saya mengajak brothers AFC untuk sharimg ilmu dan pengalaman di postingan ini.
Mari kita mulai dengan beberapa hal basic dalam membuat foto dan video mancing dengan menggunakan peralatan seadanya (kamera poket, hp dll)
1. Framing/apa yg masuk dalam gambar. Gambar pemancing yg sedang fight memenuhi frame tanpa memperlihatkan joran yg melengkung kurang greget dipandang. Mundur/zoom out agar moment berharga dapat terambil semua. Jangan takut, bisa di crop saat proses editing.
2. Sudut pengambilan (shooting angle) atau perspektif. Permainan Angle bisa membuat sebuah gambar lebih dramatis. Biasanya sudut pengambilan dari samping dapat membuat joran melengkung tampak dramatis (kalo ikanya besar). Ada kalanya dari samping belakang, agak kebawah atau keatas.
3. Cahaya kadang jadi teman, kadang jadi lawan. Sumber cahaya dari balik objek bisa membuat objek tidak jelas bahkan hanya shilouette jadinya. Perhatikan arah sumber cahaya saat mencari angle. Gunakan flash/blitz jika perlu
4. Kestabilan pengambilan gambar. Pastikan posisi/kuda2 dalam mengambil gambar. Terutama saat dikapal yg selalu bergoyang. Berpegangan/bersandar dengan sesuatu yg kokoh biasanya sudah cukup membuat anda stabil. Dalam video, kalo terlalu goyang kurang enak dilihat.
Cukup segitu dulu. Masih ada beberapa point seperti komposisi, depth of field, zooming, shutter speed dan hal yg njelimet lainya dan memerlukan kamera tertentu.
Mari abadikan pengalaman memancing kita dg baik. Lakukan banyak percobaan dan jangan takut untuk berbuat salah.

Waderan


Kamis, 20 November 2014

Kali yg adem di tengah kota jogja


iwak uceng



Ikan Uceng (Nemachilus fasciatus)

Morfologi Ikan Uceng
Genus ini memiliki lebih dari 450 spesies dengan distribusi di Cina bagian selatan, Selatan dan Asia Tenggara, Baluchistan, Iran barat dan timur laut Afrika. Ikan dari genus Nemacheilus ditandai dengan sirip punggung yang agak pendek (7 atau 8 cabang), garis longitudinal, membentuk sebuah band dseluruh tubuh ke arah sirip ekor, bola mata berwarna
hitam besar. Lubang hidung dekat satu sama lain , tubular tapi tidak diperpanjang sebagai sungut. Mulut setengah lingkaran, bibir agak berdaging, sangat berkerut, bibir atas dengan sepasang barbel (Kottelat et.al.,1993).
Ukuran tubuhnya yang kecil dan habitatnya yang berupa bebatuan hingga perairan berkerikil menyebabkan ikan ini mudah untuk bersembunyi dan sangat susah ditangkap. Menurut Brown, (1975) dalam Kottelat et al., (1993), ikan uceng memiliki badan memanjang, ditemukan pada perairan dengan kandungan oksigen terlarut tinggi, hidup di tepi sungai pada bagian dangkal dan dasar sungai batu, kerikil dan pasir. Spesies ini mampu berenang melawan arus.

Budidaya Ikan Uceng
Saat ini keberadaan ikan uceng di alam liar sangat terancam. Ikan uceng sangat sulit untuk dibudidayakan. Menurut Mark (2006), Spesies ini terbiasa di alam liar. Bila ingin memelihara ikan ini dalam sebuah media seperti akuarium, maka akuarium harus memiliki tingkat aliran air yang baik dan sirkulasi oksigen yang baik pula untuk mensimulasikan sungai di pegunungan yang cukup mengalir. Substrat harus terdiri dari pasir air yang halus atau kerikil yang halus yang akan membantu untuk melindungi daerah barbel sensorik yang sensitif. Sisa tangki harus dilengkapi dengan kerikil/cobbles bulat dan tumpukan batu dan bogwood untuk membuat tempat persembunyian.
Di alam liar, Menurut Fishbase (2010) ikan uceng biasa memakan organisme-organisme bentik dan detritus. Pengetahuan kebiasaan makan ikan uceng di habitat aslinya sangat menentukan dalam mendukung keberhasilan proses pengembangan budidaya.

Kebiasaan Ikan Uceng
Di alam liar pada sore hari biasanya ikan uceng mulai keluar dari persembunyiannya menuju perairan dangkal untuk mencari makan. Hal tersebut berlangsung sampai dengan jam malam hari, dan uceng akan menghilang kembali ke persembunyian dan akan keluar ke kedangkalan lagi antara jam 4 dini hari sampai dengan jam 6 pagi. Setelah jam itupun ikan uceng akan kembali ke persembunyiannya, yang tepatnya pada kedalaman berapa centi meter, namun sangat susah ditemukan.
Alasan utama kenapa spesies ikan tertentu berkumpul di daerah tertentu diperkirakan jadi seperti berikut :
a) Ikan memilih kehidupan lingkungan yang sesuai untuk spesiesnya.
b) Mereka memburu sumber makanan yang berlimpah.
c) Mereka mencari tempat yang sesuai untuk memijah dan berkembang biak.

Ngimpi mancing


Lure keren