Selasa, 11 Desember 2012

Mancing galatama

Copas aja...

TIPS & TRICK UNTUK PEMANCING GALATAMA
Kenali Situasi dan Lokasi Pemancingannya
Banyak pemancing asal datang ke pemancingan
galatama, tanpa ada perhitungan apapun alias
sekedar mancing, hal ini pernah saya lakukan awal
- awal ketertarikan saya di galatama. Nah akibatnya
biaya belajar dan iseng tersebut menjadi besar,
tanpa di sadari tentunya setelah sekian lama.
Untuk itulah saya ingin berbagi pengalaman
tentang hal tersebut.
Banyak orang, forum, milis mengatakan "mancing
jangan dihitung biayanya yang penting FUN dan
tidak stress saja", saya katakan sekali lagi hal ini
tidak berlaku untuk "Mancing Ala Galatama",
kenapa : ? Yah karena ini benar-benar proffesional
fishing yang membutuhkan biaya besar, dan sifat
kecanduan yang sangat tinggi sekali, karena
mengasyikkan tentunya, kita bak raja sedang
memancing, umpan disediakan, ikan ditangkap,
kita hanya perlu membayar seorang caddy saja
untuk semua itu.
Kalau kita hitung untuk pemancing dengan tingkat
kecanduan yang tidak terlalu berat (contoh
seminggu 3 kali mancing), setiap kali mancing
uang yang dikeluarkan adalah : Tiket + Caddy +
Umpan = Rp. 100.000 + Rp. 30.000 + Rp. 30.000
= Rp. 160.000,- (Seratus Enam Puluh Ribu Rupiah)
x 3 = Rp. 480.000
Hampir 1/2 Juta (Bayangkan !! Itu hanya
perhitungan Minimal saja)
Jadi sebaiknya kita benar-benar seriuslah untuk
menghindari kekalahan beruntun yang membawa
kita kepada stress finansial tentunya.
Dengan mengenali kolam pemancingan baik
kondisi air (jalan/mati), kapan terakhir dikuras,
cuaca, pola makan ikan, berapa banyak pemancing
saat itu, durasi lomba, dll maka kita akan bisa
mempersiapkan diri lebih matang untuk mencoba
kans sebagai juara. Yang terpenting dari mengenali
situasi kolam adalah kita dapat mempersiapkan
umpan apa untuk lomba saat itu. Seperti kita
ketahui bahwa ikan mas di suatu kolam berbeda
pola makannya dengan kolam lain, jadi jika
memang di lokasi tersebut lebih suka dengan
umpan yang bersifat asam, maka jangan coba-coba
memaksakan dengan umpan yang bersifat manis,
atau amis (Perhatikan frekuensi strike per 10
menit).
2. Target / Tujuan Kedatangan
Juara atau tidaknya seorang pemancing memang
tidak bisa di duga, karena yang di hitung adalah
ikan induk bukan ikan rame, tapiiiii harus diingat
bahwa jika ikan rame saja tidak memakan umpan
anda, jangan terlalu berharap banyak dengan
MITOS bahwa ikan rame ga makan, ikan induk yang
makan.... walaupun sifat dari ikan induk (ikan
besar) adalah menyendiri dan menjauh dari
kerumunan ikan rame (ikan kecil), tapi
ketertarikannya akan aroma sama besarnya dengan
ikan kecil, hanya karena bobot badannya yang
besar maka dia kalah bersaing
Hal tersebut sangat amat jarang terjadi, jadi
pastikan tujuan kedatangan anda ke lokasi
pemancingan itu sebagai apa : Kandidat Juara, atau
Peserta Penggembira saja. Apabila anda memilih
peserta penggembira saja, anda tidak usah
melanjutkan membaca artikel ini, dan tentunya
anda benar-benar seorang yang ingin memancing
untuk santai dan tidak sering-sering mancing di
kolam galatama. Motto untuk mancing galatama
harus VINI VIDI VICI, Datang Lihat, dan Menang ....
Karena dengan Spirit yang Besar maka kans jg
besar.
3. Peralatan Mancing
Memang agak bersifat teknis, tapi jangan terlalu
berserah kepada caddy saja, pengalaman saya
membuktikan kadang kala kita harus bisa
menggantikan posisi caddy pada saat terpaksa, hal
ini saya rasakan ketika suatu lomba besar bertiket :
Rp. 3.000.000,- ketika itu caddy saya suruh untuk
membuat umpan baru, tiba-tiba strike terjadi dan
ternyata ikannya ikan induk, posisi umpan persis
di pinggir kolam sehingga mau tidak mau saya
harus menyerok ikan sendiri, secara semua caddy
tidak mau membantu (mungkin karena lomba
besar, takut di marahin bossnya masing2), dan
ternyataaa ,, ikan yang terpancing ikan Merah
berukuran 10 kiloan, yang mengantarkan saya
menjadi juara I dan C, pada saat itu. Intinya selain
kemampuan kita sebagai pemancing untuk
mandiri, juga persiapan kail yang banyak, backup
tackle/joran, Reel, dll karena kita tidak akan tahu
kapan kita membutuhkannya.
4. Strike Induk
Ini adalah saat yang paling menegangkan pada
mancing Galatama, induk mas, atau yang sering
disebut BABON itu adalah kunci juaranya.
Usahakan tenang pada saat menarik ikan babon,
jangan tergesa-gesa, ingat bobot ikan babon itu
sangat berat, dan belum tentu posisi strike pada
rahang ikan, jika strike terjadi di bibir ikan, maka
kemungkinan lolos sangat besar, tarik ikan dengan
pelan tapi pasti, apabila ada perlawanan kendurkan
drag pada reel, jangan malas berjalan ke lapak
sebelah apabila ikan membawa lari umpan
menjauh dari lapak, dengan permisi kiri kanan,
anda pasti berhasil menaklukkan babon dengan
selamat, dan anda jadi juaranya.
5. All about caddy
Memang tanpa dia kita akan kerepotan sekali
dalam memancing galatama, bahkan kalau bisa
saya katakan peranannya hampir 90% dalam
proses mancing galatama tersebut, jadi pintar-
pintarlah dalam memilih assisten mancing kita
tersebut, yang kalau saya golongkan ada 3 type
caddy galatama tersebut :
1. Tahu Diri :
Nah caddy inilah yang kita harus cari, karena
dalam 3-4 jam lomba mancing tersebut dia akan
membawa peralatan mancing kita mulai dari
kendaraan, sampai menyiapkan peralatan mancing
dan umpan yang akan dipakai, selalu menawarkan
untuk membuat umpan baru apabila terlihat sudah
lama sekali tidak ada strike, cekatan dalam
menyerok ikan yang sudah dekat dengan deck,
mencuci semua perlengkapan memancing dan
memasukkan kembali ketempatnya dengan rapi,
dan terakhir menerima uang yang kita berikan
dengan rasa sukacita berapapun jumlahnya, juara
atau tidak juara tentunya
2. Tidak Tahu Diri :
Caddy type ini biasanya malas sekali membuat
umpan baru, dengan alasan klasik "tetangga juga
pada ga makan boss, sama aja", dan dalam
menyerok ikan pun sangat tidak cekatan, sehingga
terkadang ikan indukpun bisa lepas karena
ulahnya.. dari kita datang sampai kita pulang selalu
harus diperintahkan baru jalan, dan biasanya
peralatan mancing kita cenderung pada berkarat
semua, karena tidak pernah dicuci pada saat
lomba selesai, dan jeleknya lagi selalu minta
tambahan uang yang cukup besar pada saat kita
juara dan tidak ... ooo nooo....
3. Lupa Diri :
Ini dia yang bener2 ngeselin banget, bagaimana
tidak caddy seperti ini dengan pelayanan sama
seperti caddy type 2, dengan tidak tahu malu
kerjanya hanya bercanda saja, terkadang ditengah
lomba bisa minta digantikan dengan temannya,
setelah lomba hampir selesai, dia kembali lagi
untuk meminta jatahnya, apalagi kalau tahu kita
bakalan juara ..hmm
Semua caddy pasti punya "Cerita Sedih / Sad Story"
tentang kehidupan mereka diluar kolam
pemancingan, tapi ingat tidak semua cerita yang
mereka paparkan kepada kita selama kita
mengenalnya adalah TRUE STORY, banyak yang
dibuat-buat hanya demi kepentingan mabuk2an,
obat2 terlarang, foya2, judi, perempuan dll.. yang
dibalut dengan cerita-cerita yang menggugah hati
kita untuk merogoh kocek atas ceritanyan tersebut,
jadi waspadalah...waspadalah ....

Tidak ada komentar: