Sabtu, 31 Desember 2011

Popper blankon

Gaby bangka

FISHING FUN : manga mancing yg layak dibaca buat para pemancing

Diterbitkan pada awal 90'an. Sekarang susah banget dapatnya, sampai nunggu 2 tahun buat dapat seri lengkapnya. He3..

soni magelang

Mikro popper pesanan Sandy Semarang

MAncing di Kr Jeruk, Tegal

begin:vcard
fn:Adi Wisaksono
n:Wisaksono;Adi
adr:Ds. Danurejo;;Jl. Raya Mertoyudan Km. 4,5 Japunan;Magelang;Jateng;56172;Indonesia
email;internet:hampala234@yahoo.co.id
title:Rumah Makan Ayam Goreng Kembang Sari
tel;work:0293 325514
tel;home:0293 325513
tel;cell:08562910578,08122981403
note:http://maglure.blogspot.com/
url:http://hampala.multiply.com/
version:2.1
end:vcard


From: Christophorus Sigit Triwaskito

Dengan rencana awal menggunakan kereta, akhirnya berempat (Budi fly, Agustinus, Mikael dan gue) pergi pake mobil menuju tegal…dengan tujuan utama nge-fly di kr jeruk dengan target talang2 dan baby GT….berangkat dari Jakarta jam 10an…. Mampir makan di warteg sejam akhirnya tiba di Tegal jam 4.00…langsung makan mendoan, tahu h\goreng sama nasi lengko dan the poci.. muantabbbb….

 

Sesampai di tegal ketemu dengan P. David, yang mengarrange segala sesuatunya deng meminjamkan beberapa spoon dan light tacle buat si Mikael…akhirnya sebelum fajar kita diantar oleh P. david ke tempat perahu yang sudah menunggu…perahu cukup nesar dan luas, bermesin dongfeng… dan awak kapal sudah terbiasa dengan tehnik casting dan popping serta koncer jadi tidak terlalu sulituntuk mengarahkan kapal…

 

Karang jeruk ditempuk dalam waktu 45 menit dengan kondisi laut yang tenang, sesampai di lokasi terlihat 13an kapal nelayan yang sedang menjaring teri.. (memang lagi musim teri) tetap nelayan ini tidak masuk di dalam kawasan karang karena kedlaman karang kurang lebih 2-6 meter dalam kondisi pasang full (bulan sabit)…gue dan budi langsung siapin fly gear menggunakan weight#7 intermediaate  (gue pake floating sinking tip)… lanhsung deh ceplass ceplesss… tapi amat sangat disayangkan angin cukup besar dan tempatnanya sangat terbatas… sempet sekali gue strike… si  budi di lengannya…hahahahahahahaha…..P Agus sudah menyiapkan lure terbaru pakula untuk dicast.. dan Mikael sudah siap dengan popper metalliknya…. Beberapa kali strike di tengah karang tapi miss teruss.. diperkirakan baby GT….

 

Sampai kahirnya ABK strike sekali pake konceran udang putih hidup tapi langsung putus dibawa ke karang…dan ngga lama kemudian…strike lagi dan berhasil dinaikkan baby GT 2 kiloan…setalah itu beberapa kali lagi di kejar sama GT tapi miss terus….mungkin action poppingnya yg tidak konsisten… untuk flyfisherman ZERO…si budi aja yg sempet dikejar Baby GT tapi terlalu dekat ke kapal dan spook ikannya..

 

Karena iseng ngga ada kegiatan akhirnya nyobain spoon juga guenya.. dengan mengandalkan ilmu korowelang yang sudah usang…retrieve and jerk..hehehehe… 5-10 lempar akhirnya strike juga talang2….tapi karena target utamanya adl fly jadi ngga nafsu fightnya..hehehehe… jadi sebelum keangkat putuslah si ikan…jam 11 an kita nyewa perahu kecil di tengah karang jeruk yg mulai surut dan Mikael tetap ppsisi popper dan spoon… sayang kondisi air sangat jernih jadi kedalaman 3-4 meter terlihat jelas… beberapa kali kita melihat talang2  mengejar lure tapi tidak ada strike.. nelayan yg trollingpake ikan bilis juga beberapa kali miscall..katanya kalo air jernih gini ikan tidak terlalu nafsu…dan memang benar…

 

Sampe sore juga ikan tidak makan …. Cuman nambah beberapa ikan karang dari hasil kotrekan abk..hehehehe oh iya.. flyfishing hanya menghasilkan kerapu macan ukuran 2-3 jari..beberapa ekor..hahahahahahaha

 

Jam 5 sore kita sudah pulang

 

Kesimpulan.

-          Kr jeruk potensial utk casting dan popping dengan harga masih terjangkau… perahu sewa 300rb, udang putih hidup 750/ekor..

-          Paling pas kalo kondisi air keruh, dan ikan biasa makan pagi hari dari jam 6-10an…rekomendasin sih habis nyari talang kita nyari kakap putih di muara di tempat yg lain…

-          Mending naik kereta cirex  75rb sekali berangkat…naik mobil capek kecuali bawa supir…

-          Lesehan dan makanandi tegal emang maknyusss.. dan ngga mahaalll pula…. Kita berlima makan di Chinese food cuman habis 200rb….habis lebaran rancana mau kesono lagi aahh…

 

Tks buat P.gus yang nyiapin mobil dan juga P. David Tegal yang dah arrange semuanya ..kita terima beres aja… goodhospitality and a very good firend we have there…

 

 

Sabtu, 24 Desember 2011

Fishing quote

Fishing Quote
Anda hobby memancing? Saya dulu suka
memancing sewaktu kuliah. Di kala
dosennya tidak hadir, saya pernah
memancing bersama teman-teman. Pernah
juga saya memancing seharian menelusuri
sungai musi dengan teman-teman kuliah.
Yah, hobby aja, bukan untuk dapat ikannya
sih. Itupun sesekali. Namun memancing ini
sekarang tidak saya lakukan lagi sudah lama
sejak tamat kuliah, karena tidak tega melihat
ikannya nyangkut di pancing (pernah suatu
kali, ikan yang dipancing susah dilepas dari
pancingnya, kejadian ini membuat saya
berhenti memancing ikan….). Sebetulnya
ada suatu pelajaran berarti dari kegiatan
memancing ini. Silahkan baca cerita berikut
….
Pada tepian sebuah sungai, tampak seorang
anak kecil sedang bersenang-senang. Ia
bermain air yang bening di sana. Sesekali
tangannya dicelupkan ke dalam sungai yang
sejuk. Si anak terlihat sangat menikmati
permainannya.
Selain asyik bermain, si anak juga sering
memerhatikan seorang paman tua yang
hampir setiap hari datang ke sungai untuk
memancing. Setiap kali bermain di sungai,
setiap kali pula ia selalu melihat sang paman
asyik mengulurkan pancingnya. Kadang,
tangkapannya hanya sedikit. Tetapi, tidak
jarang juga ikan yang didapat banyak
jumlahnya.
Suatu sore, saat sang paman bersiap-siap
hendak pulang dengan ikan hasil tangkapan
yang hampir memenuhi keranjangnya, si
anak mencoba mendekat. Ia menyapa sang
paman sambil tersenyum senang. Melihat si
anak mendekatinya, sang paman menyapa
duluan. "Hai Nak, kamu mau ikan? Pilih saja
sesukamu dan ambillah beberapa ekor.
Bawa pulang dan minta ibumu untuk
memasaknya sebagai lauk makan malam
nanti," kata si paman ramah.
"Tidak, terima kasih Paman," jawab si anak.
"Lo, paman perhatikan, kamu hampir setiap
hari bermain di sini sambil melihat paman
memancing. Sekarang ada ikan yang paman
tawarkan kepadamu, kenapa engkau tolak?"
"Saya senang memerhatikan Paman
memancing, karena saya ingin bisa
memancing seperti Paman. Apakah Paman
mau mengajari saya bagaimana caranya
memancing?" tanya si anak penuh harap.
"Wah wah wah. Ternyata kamu anak yang
pintar. Dengan belajar memancing engkau
bisa mendapatkan ikan sebanyak yang
kamu mau di sungai ini. Baiklah. Karena
kamu tidak mau ikannya, paman beri kamu
alat pancing ini. Besok kita mulai pelajaran
memancingnya, ya?"
Keesokan harinya, si bocah dengan
bersemangat kembali ke tepi sungai untuk
belajar memancing bersama sang paman.
Mereka memasang umpan, melempar tali
kail ke sungai, menunggu dengan sabar, dan
hup… kail pun tenggelam ke sungai dengan
umpan yang menarik ikan-ikan untuk
memakannya. Sesaat, umpan terlihat
bergoyang-goyang didekati kerumunan
ikan. Saat itulah, ketika ada ikan yang
memakan umpan, sang paman dan anak
tadi segera bergegas menarik tongkat kail
dengan ikan hasil tangkapan berada
diujungnya.
Begitu seterusnya. Setiap kali berhasil
menarik ikan, mereka kemudian
melemparkan kembali kail yang telah diberi
umpan. Memasangnya kembali,
melemparkan ke sungai, menunggu
dimakan ikan, melepaskan mata kail dari
mulut ikan, hingga sore hari tiba.
Ketika menjelang pulang, si anak yang
menikmati hari memancingnya bersama
sang paman bertanya, "Paman, belajar
memancing ikan hanya begini saja atau
masih ada jurus yang lain?"
Mendengar pertanyaan tersebut, sang
paman tersenyum bijak. "Benar anakku,
kegiatan memancing ya hanya begini saja.
Yang perlu kamu latih adalah kesabaran dan
ketekunan menjalaninya. Kemudian fokus
pada tujuan dan konsentrasilah pada apa
yang sedang kamu kerjakan. Belajar
memancing sama dengan belajar di
kehidupan ini, setiap hari mengulang hal
yang sama. Tetapi tentunya yang diulang
harus hal-hal yang baik. Sabar, tekun, fokus
pada tujuan dan konsentrasi pada apa yang
sedang kamu kerjakan, maka apa yang
menjadi tujuanmu bisa tercapai."
Sama seperti dalam kehidupan ini,
sebenarnya untuk meraih kesuksesan kita
tidak membutuhkan teori-teori yang rumit,
semua sederhana saja, Sepanjang kita tahu
apa yang kita mau, dan kemudian mampu
memaksimalkan potensi yang kita miliki
sebagai modal, terutama dengan menggali
kelebihan dan mengasah bakat kita, maka
kita akan bisa mencapai apa yang kita
impikan dan cita-citakan. Apalagi, jika
semua hal tersebut kita kerjakan dengan
senang hati dan penuh kesungguhan.
Dengan mampu mematangkan kelebihan-
kelebihan kita secara konsisten, maka
sebenarnya kita sedang memupuk diri kita
untuk menjadi ahli di bidang yang kita
kuasai. Sehingga, dengan profesionalisme
yang kita miliki, apa yang kita perjuangkan
pasti akan membuahkan hasil yang paling
memuaskan.
disadur dari andrie wongso….

adi wisaksono

Wisata sungai

Makan kepiting

Selasa, 20 Desember 2011

Minggu, 18 Desember 2011

Kelabaw

Mahseer besar

Skitter pop

antri tunggu bagian....

Kembang

Umpan jempol

Cara meramu umpan Djempol Pandan Wangi yg menguras empang PDK tgl 17 des 2011:

Bahan-bahan:

1 bungkus Umpan Djempol Pandan Wangi
1 kaleng susu beruang putih 189ml
2 ons kroto
1 kaleng Deho
bubuk indomie(sebagai pengeras).
Cara pengolahan:
Siram dengan air panas 2 ons kroto dan tiriskan pada saringan santan(biasanya berbahan alumunium).
buka tutup susu beruang.
kukus kroto dan susu beruang(berikut kalengnya)selama 30 menit, catatan: susu tidak dikeluarkan dari kalengnya.
tuangkan bubuk Djempol pandan dalam baskom plastik(tempat mengaduk umpan).
tuangkan susu beruang seluruhnya kedalam bubuk Djempol Pandan, aduk hingga merata.
pada saat pertama kali dicampur susu beruang dengan Djempol Pandan akan terlihat seperti terlalu encer, aduk terus selama 5 menit dan umpan akan mengental.
Blender 1 kaleng tuna deho berikut minyaknya.
tuangkan tuna encer kedalam adonan susu dan Djempol, aduk hingga merata dan akan tercium bau yang sangat khas(ada wangi, amis dan gurih).
setelah campuran susu, Djempol dan deho rata masukkan kroto yg telah dikukus tadi dan kembali aduk hingga rata, jika benar saat ini anda akan memperoleh umpan dengan komposisi yang sangat lembek, keraskan dengan menambah bubuk indomie, tuangkan sedikit demi sedikit hingga komposisinya antara lembek dan keras, diamkan selama 5 menit dan umpan akan mengeras sendiri, jika masih dirasa terlalu lembek tuangkan lagi bubuk indomie dengan cara seperti tadi(sedikit demi sedikit), jika benar cara mengerjakannya anda akan menemukan umpan dengan aroma yang sangat khas(perpaduan antara gurih, wangi dan amis yang meski sudah mencuci tangan masih tercium baunya), nah umpan sudah jadi dan siap digunakan, selamat mencoba, semoga anda dapat merasakan sensasi neter seperti yg pernah saya alami.

Sabtu, 17 Desember 2011

Djempol Pandan Wangi menguras empang PDK


From: "Bang Marga"

 
>
> Hari/tanggal : Sabtu, 17 Desember 2011
> Nama anglers : Saya sendiri disusul oleh Kang Ito
> Arsenal : Shimano Symetre-1000+ Everwinner Golden-Fish 5'
> Rangkaian pancing : 3 mata kail.
> Nama kolam : pemancingan PDK V
> Alamat : Kompleks PDK Parung Serab Ciledug
> Jumlah lapak : 30
> Ukuran kolam : P: +/- 26 meter L:+/- 14 mtr
> Lebar Lapak : 1,8 mtr
> Kondisi air kolam : Hijau
> Jenis ikan : nyimas
> Tiket : 150k (2 joran)
> Jumlah peserta : 7(tujuh) orang.
> Perolehan : 26 ekor nyimas dengan berat diatas 5 ons dan 1 ekor nila 4 jari.
> Jalan cerita:
> Berdasarkan sebuah pemikiran tentang komposisi umpan yang praktis dan memiliki ukuran yang akurat, akhirnya mencoba meramu umpan sbb:
> 1 bungkus Umpan Djempol Pandan Wangi
> 1 kaleng susu beruang putih 189ml
> 2 ons kroto
> 1 kaleng Deho
> bubuk indomie(sebagai pengeras).
> Jam 08:25 sampai dilokasi, wah baru ada satu orang pemancing, karena umpan dan arsenal sudah siap, maka sampai diempang tinggal chit-chat sambil menunggu kedatangan pemancing yang lain, ditengah canda ria, tiba2 telpon berdering..ternyata dari Sang Empunya Djempol(Kang Ito)
> beliau komplain "Koq sms saya tidak dijawab, sedang ada dimana nih",
> saya jawab "ada di PDK, maaf saya tidak memeriksa sms yg masuk",
> lalu beliau melanjutkan "saya siang ini ada kegiatan sehingga tidak bisa mancing seharian, bagaimana jika saya ikut meramaikan suasana dan ikut memegang satu joran",
> dengan antusias saya jawab "woookeeehhhh....saya tunggu di TKP".
>
> Sampai pukul 09:00 baru berkumpul 4 orang pemancing, "wah alamat sepi nih", akhirnya saya sampaikan pada panitia empang(sdr Ibob) "tunggu saja dulu hingga pukul 09:30, siapa tahu ada tambahan pemancing", dan benar saja 15 menit kemudian berdatangan 3 orang pemancing lagi, sehingga jumlah seluruhnya ada 7 orang pemancing karena waktu sudah menunjukkan pukul 09:30, panitia melakukan pengundian lapak dan saya memperoleh lapak 25 dan diperbolehkan menggunakan lapak 26(satu pemancing boleh menggunakan 2 lapak), saya segera menduduki lapak 25 sambil menunggu aba2 start dari panitia.
>
> Priiiitttt...tanda start diberikan dan saya segera melempar joran pertama pada posisi setengah di lapak 25 dan menempatkan joran kedua di posisi bawah blower pada lapak 26, belum selesai merapikan benang lemparan kedua, pelampung pada lapak 25 ngetrik hebat, saya gentak....deebbbb....wuiiihhh lumayan ada perlawanan, ikan 8 ons masuk korang dan basahlah ia, baru saja selesai memasukkan ikan pemlampung dilapak 26 ikut2an ngetrik....beuuut...sentak...dan kembali ikan 6 ons masuk korang...wah alamat neter nih, dan Kang Ito belum juga muncul, ya sudah sebagai single-fighhter sejati saya ladeni permainan ikan, berturut-turut beberapa ekor ikan berhasil saya kandangkan.
>
> 10:15 Kang Ito rawuh, dan saya berikan joran pada lapak 26, dia bertanya "sudah dapat berapa ekor",
> saya jawab "lumayanlah...saya tidak sempat menghitung", baru saja saya selesai bicara, Kang Ito menunjuk pelampung saya, seraya berkata "dimakan tuh....!!!",
> saya jawab "sabar....." dan saya biarkan saja pelampung ngetrik dengan maksud untuk melihat pola makannya ikan, benar saja pelampung langsung tenggelam...dan beuuuttt...kembali satu ekor masuk korang, Kang Ito berkata "sombong amat ikan makan tapi didiamkan saja, nanti boncos lho",
> saya hanya tersenyum dan menunjuk kearah pelampung(yg sedang ngetrik hebat) dilapak 26 "kalau yg seperti itu digentak nggak.?", beliau berkata "anjriiittt.....makannya rakus benar yaa..." sambil mengandangkan ikan pertamanya, dan kejadian ini ber-ulang2, hingga Kang Ito berkata "pertahankan komposisi umpan ini...saya harus pergi tetapi saya menunggu dapat satu ekor lagi..ok",
> saya menjawab "silahkan jika mampu", benar saja belum lama waktu berlalu kembali pelampung saya ngetrik hebat dan saya sentak....hilll.....nihilll....!!!, Kang Ito tertawa ter-bahak2 dan ditengah tawanya dia menggentak joran dan sama nihiiillll, gantian saya yg tertawa, karena ikan makan terus Kang Ito baru dapat meninggalkan empang pukul 13:00 dari jadwal semula pukul 11:30, dan saya teruskan memancing sendirian.
>
> Sore hari pukul 15:40 Kang Ito menelepon " Ikan masih makan tidak",
> saya jawab "masih meski tidak sesering tadi",
> "saya sempatkan datang nanti sore ya" ujar Kang Ito, saya jawab "penasaran nih yeee....!!!".
> benar saja pukul 16 55 Kang Ito tiba dilokasi dan melanjutkan memancing dilapak 26 dan saya kembali konsentrasi di lapak 25 (empang PDK biasanya pada jam 17:00 ikan sudah sangat berkurang makannya), tetapi pelampung saya ngetrik dan Kang Ito bilang "dimakan tuh..", saya tunggu sebentar dan beuutt...ternyata ada 2 ekor ikan yg makan(ini prestasi tersendiri pada sore hari).
>
> Kesimpulan: ternyata umpan praktis dan ekonomis bisa berhasil juga menguras empang.
>
> Demikian laporan ini saya buat dengan sesungguhnya dan dalam keadaan sehat jasmani maupun rohani serta tidak ada paksaan dari pihak manapun, segala kekeliruan yang ada akan diperbaiki sebagaimana mestinya dengan cara yang seksama dan dalam tempo yang se-singkat2nya....lol.

__._,_.___

No Hoaaaxxxx


From: "Darmansyah"

 

kalo ade nyang brani ngomong hoaaaxxx, biar fakta yang berbicara :

Surgeon's knot

@tompel panggang ha3..wuenak'e pol :))

Mujair liar on swimbait mikro

hampala jogja

Tompel sadeng

kerapu gergasi,,,,,,,,,,,

Om hageng

Spot hampala di jabar