Jumat, 30 September 2011

Rabu, 28 September 2011

DUNIA LAIN BI atas

From: Arif YW
1. Asri sekali
2. Mini SM mungkin...
3. Srupa tapi tak sama

Balashark alias ikan lumajang


 Ikan Lumajang
(Cyclocheilichthys enoplos)
Cyclocheilichthys enoplos atau ikan
Lumajang, termasuk familia Cyprinidae.
Memiliki ciri: spina dorsalis sangat panjang,
linea lateralis bercabang, lubang terakhir
pada sisik garis rusuk bercabang, bentuk
badan panjang agak pipih; mempunyai 4
sungut; bagian punggung berwarna kelabu,
bagian perut putih keperakan, saring insang
pada arcus I sebanyak 16-20. Ikan ini
terdistribusi di Benua Asia yaitu Thailand,
Laos, Kamboja, Vietnam, Indonesia dan
Malaysia.
Ikan ini dapat mencapai ukuran 74.0 cm,
termasuk ikan benthopelagic;
potamodromous, mendiami bagian tengah
atau dasar sungai. Ikan Lumajang yang
besar mendiami lubuk-lubuk sepanjang
sungai sedangkan yang kecil dapat
ditemukan di pinggiran sungai terutama di
sekitar perdu yang tergenang. Pakan utama
adalah bivalvia (remis), akar tumbuhan,
zooplankton dan khlorofita. Ikan yang
muda memakan zooplankton dan setelah
dewasa memakan larva insekta, crustacean
dan ikan.
Ikan lumajang diperkirakan memijah pada
musim hujan di rawa banjiran atau di
kawasan hutan yang tergenang, atau pada
awal musim banjir di sungai utama. Telur
dan larva hanyut ke arah hilir terbawa ke
perairan banjiran yang stagnan atau bagian
sungai yang dangkal. Ikan muda dan dewasa
juga bermigrasi ke rawa banjiran selama
musim banjir. Sewaktu air mulai surut pada
akhir musim banjir, ikan ini bermigrasi
kembali ke sungai dan mulai melakukan
migrasi non-reproduktif ke arah hulu.

---
Sent by WhatsApp

Sent from Samsung Mobile

Baung yg keren

Tas mancing

Selasa, 27 September 2011

Senin, 26 September 2011

MJ yg keren

Hotspot

Nilawati


Banyak
yang belum mengetahui kalau ikan nila yang
lazim menjadi ikan budidaya dan ikan
konsumsi di negara kita adalah ikan nila
hibrida hasil pemuliaan dan atau cross
breeding dari beberapa strain dan species
yang sudah ada sebelumnya.
1. Strain Nila/Mujair hitam (nila hitam
species dari Mozambik) masuk melalui
Taiwan, tahun 1969.
2. Strain NIFI (nila merah), berasal dari
Thailand dan masuk ke Indonesia sktr tahun
1981.
3. Strain Philipina (nila merah), masuk
Indonesia tahun 1981.
Di Filipina, nila merah
dianggap sebagai hibrid
antara Tilapia hornorum
dengan Tilapia mossambica.
4. Kadang ditemukan juga, nila merah dari
Taiwan (belum ada
data tahunnya). Di Taiwan strain ini adalah
hibrida antara Oreochromis niloticus
dengan Oreochromis aureus.
5. Strain nila putih (belum direlease). Awal
sejarahnya, nila putih ini berasal dari
Kabupaten Sleman
dan kemudian diseleksi dan diperkaya
dengan cara memasukkan gen warna dari
nila merah albino (nila merah albino adalah
hasil seleksi individu dari nila merah
Philipina). Kegiatan dimulai sejak tahun
2002. strain nila putih ini direlease tahun
2009. Nila ini berpotensi bagus, karena
apabila disilangkan dengan nila hitam, akan
menghasilkan nila merah.
6. G3 (nila hitam), masuk tahun 1994 dari
Philipina. Ikan strain ini merupakan hasil
kegiatan seleksi famili (sumber gennya
berasal dari 8 negara). G3
merupakan ikan nila strain GIFT (genetic
improvement of farmed tilapia). Karena
merupakan generasi ke-3, makanya
seringkali dikenal dengan G3.
7. Dikenal juga dengan G6 (generasi ke-6
dari GIFT) yang didatangkan tahun
1996/1997.
8. Tahun 2000 awal, persilangan nila Taiwan
(nila hitam) dan nila G6 dan menghasilkan
nila
strain TG6 (ikan ini dgunakan sebagai salah
satu sumber gen dalam program seleksi
famili. Strain ini tidak dipasarkan
9. Nila selfam (di BBPBAT Sukabumi),
merupakan nila hasil seleksi famili (sejak
tahun 2002 hingga sekarang).
Saat ini sudah generasi ke-3.
10. Di masyarakat, juga seringkali dilakukan
hibridisasi antara nila hitam Chitralada
(Oreochromis niloticus) dengan Aureus
(Oreochromis aureus). Teknik ini telah
dicobakan tahun 2003, dan menghasilkan
turunan yang 85% jantan (walaupun kalau
di Israel, mampu menghasilkan 100%
jantan).
11. Strain Wanayasa, adalah nila hitam yang
sumber gennya juga berasal dari nila GIFT.
Namun karena sudah dikembangkan dalam
beberapa generasi, dan akan digunakan
sebagai sumber gen dalam program seleksi
famili, maka dimasukkan sebagai strain
baru.
12. kersikan dan umbulan (saya belum
paham), namun saya duga merupakan
pengembangan dari nila GIFT.
Nampaknya, di sana dilakukan kegiatan
seleksi individu. Dan sebagai hasilnya,
adalah nila hitam kersikan dan umbulan.
13. Nirwana, adalah nila hitam hasil seleksi
famili yang dilakukan di Wanayasa (ingat
kata wana pada wanayasa).
Sumber gen dan sekarang sudah generasi ke
berapa, saya tidak punya datanya.
14. Nila GESIT atau GEnetically Supermale
Indonesian Tilapia yang berarti ikan nila
yang secara genetis diarahkan menjadi
jantan super.
Dihasilkan di BBPBAT Sukabumi hasil
kerjasama dengan IPB dan BPPT.
Rintisannya sudah dumulai sejak 2001 dan
direlease tahun 2007. Sumber gennya
berasal dari nila GIFT G3.
15. Ada lagi strain nila merah strain
Chitralada. Nila ini berasal dari Thailand,
dan pertama masuk ke Indonesia sebagai
"hadiah" untuk Kesultanan Ngayogyokarto.
16. ikan nila BEST (Bogor Enhanced Strain
Tilapia) yang terbukti tahan terhadap
kondisi lingkungan ekstrem, nila BEST lebih
unggul dibandingkan dengan ikanikan nila
yang dikembangkan masyarakat.
Ikan varietas baru yang
dikembangkan Rudhy dan koleganya itu
memiliki pertumbuhan sekitar dua kalilebih
cepat daripada ikan-ikan nila lainnya.
"Ikan ini tumbuh lebih cepat 15 hari
dibandingkan dengan nila lainnya," ungkap
Rudhy.
Selain itu, nila BEST juga mampu bertelur
dan beranak 3-5 kali lebih banyak
ketimbang ikan-ikan nila lainnya.
Ukuran telur dan larvanya juga relatif lebih
besar.
Tingkat hidupnya (survival rate) di atas 90
persen.

---
Sent by WhatsApp

Sent from Samsung Mobile

Panen kerandang

Tarpon on lure

Strike hampalung with popper

The mouse 2

The mouse 1

Spot gabus di cilegon

Eupro the mouse

Ayo mancing

---
Sent by WhatsApp

Sent from Samsung Mobile

Spot gabus di bogor

Hampala lampung